cheap jerseys free shipping  Pesantren Al-Irsyad Tengaran 2 » Apa itu TAUHID?
Free Sex Cam
31
MAR
2019

Apa itu TAUHID?

Secara bahasa, Tauhid berasal dari kata وَحَّدَ، يُوَحِّدُ، تَوْحِيْدًا artinya menjadikan sesuatu itu satu. Sedangkan menurut ilmu syar’i, Tauhid berarti mengesakan Allah Ta’ala terhadap sesuatu yang khusus baginya baik dalam Uluhiyaah, Rububiyyah, maupun Asma’ dan Sifatnya. Tauhid juga dapat diartikan dengan beribadah hanya kepada Allah Ta’ala semata saja.

Macam-macam Tauhid.

Dari hasil pengkajian terhadap dalil-dalil tauhid yang dilakukan oleh ulama-ulama terdahulu, disimpulkan bahwa tauhid terbagi menjadi 3 bagian. Yaitu:

1. Tauhid Rububiyyah
Tauhid Rububiyyah berarti mentauhidkan Allah Ta’ala atas segala apa yang dikerjakan Allah Ta’ala. Hal ini mencakup penciptaan makhluk-Nya, memberi rezeki, menghidupkan dan mematikan. Allah adalah Raja, Penguasa dan Rabb yang mengatur segala sesuatu.

Allah Ta’ala berfirman:
أَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ ۗ تَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ 
“… Ingatlah, menciptakan dan memerintahkan hanyalah hak Allah. Mahasuci Allah, Rabb semesta alam.” [Al-A’raaf/7: 54]

2. Tauhid Uluhiyyah
Mentauhidkan Allah dalam segala bentuk peribadahan baik yang zhahir maupun yang batin.

Allah Ta’ala berfirman:
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
“Hanya Engkaulah yang Kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah Kami meminta pertolongan” (Al Fatihah: 5)

Allah Ta’ala juga berfirman:
وَإِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ ۖ لَّا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الرَّحْمَٰنُ الرَّحِيمُ

“Dan Rabb-mu adalah Allah Yang Maha Esa, tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan Dia. Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.” [Al-Baqarah/2:163]

3. Tauhid Asma’ wa Sifat. 
Tauhid Asma’ wa Sifat adalah adalah mentauhidkan Allah Ta’ala dalam penetapan nama dan sifat Allah, yaitu sesuai dengan yang Ia tetapkan bagi diri-Nya dalam Al Qur’an dan Hadits Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam.

Allah Ta’ala berfiman
وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا

“Hanya milik Allah nama-nama yang husna, maka memohonlah kepada-Nya dengan menyebut nama-nama-Nya” (QS. Al A’raf: 180)

Pentingnya mempelajari Tauhid.

     Banyak orang yang mengaku Islam. Namun jika kita tanyakan kepada mereka, apa itu tauhid, bagaimana tauhid yang benar, maka sedikit sekali orang yang dapat menjawabnya. 

    Sungguh ironis melihat realita orang-orang yang mengidolakan artis-artis atau pemain sepakbola saja begitu hafal dengan nama, hobi, alamat, sifat, bahkan keadaan mereka sehari-hari. Di sisi lain seseorang mengaku menyembah Allah namun ia tidak mengenal Allah yang disembahnya. Ia tidak tahu bagaimana sifat-sifat Allah, tidak tahu nama-nama Allah, tidak mengetahui apa hak-hak Allah yang wajib dipenuhinya. Yang akibatnya, ia tidak mentauhidkan Allah dengan benar dan terjerumus dalam perbuatan syirik. Wal’iyydzubillah.

    Maka sangat penting dan urgen bagi setiap muslim mempelajari tauhid yang benar, bahkan inilah ilmu yang paling utama.

    Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin berkata: “Sesungguhnya ilmu tauhid adalah ilmu yang paling mulia dan paling agung kedudukannya. Setiap muslim wajib mempelajari, mengetahui, dan memahami ilmu tersebut, karena merupakan ilmu tentang Allah Subhanahu wa Ta’ala, tentang nama-nama-Nya, sifat-sifat-Nya, dan hak-hak-Nya atas hamba-Nya” (Syarh Ushulil Iman, 4).

Sumber: almanhaj.or.id dan muslim.or.id

Leave a Reply

*

Cullen Gillaspia Authentic Jersey 
WhatsApp chat